Dampak Erupsi Gunung Semeru Yang Mengharuskan 1.979 Warga Mengungsi

Beritrust.com – Baru-baru ini Gunung Semeru memuntahkan awan panas, yang membuat 1.979 jiwa mengungsi.

Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merinci 11 titik pengungsian yang meliputi 266 jiwa di SDN 4 Supiturang, 217 jiwa di Balai Desa Oro-oro Ombo, 119 jiwa di SDN 2 Sumberurip, 228 jiwa di Balai Desa Sumberurip.

Lalu 131 jiwa di Balai Desa Penanggal, 52 jiwa di Pos Gunung Sawur, 216 jiwa di Balai Desa Pasirian, 150 jiwa di Lapangan Candipuro, 600 jiwa di kantor Kecamatan Candipuro dan untuk sisanya berada di SMPN 2 Pronojiwo.

Dan Adapun beberapa desa yang terkena dampak Dari awan panas guguran (APG) erupsi Gunung Semeru, meliputi Desa Capiturang dan Sumberurip di Kecamatan Pronojiwo, Desa Sumbersari di Kecamatan Rowokangkung, Desa Penanggal dan Desa Sumberwuluh di Kecamatan Candipuro dan Desa Pasirian di Desa Pasirian.

Dan sampai siaran pers ini diterbitkan masih belum ada laporan mengenai adanya krban jiwa, serta gabungan dari BPBD Kabupaten Lumajang, Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan lintas instansi terkait juga terus-terusan melakukan upaya penyelamatan, pencarian serta evakuasi pada warga yang terdampak.

Saat ini juga sudah ada 10 ribu lembar masker kain dan 4.000 masker anak yang telah dibagikan secara merata agar mengurangi dampak dari risiko kesehatan pernapasan akibat abu vulkanik.

Dan untuk status Gunung Semeru saat ini PVMBG Badan Geologi ESDM sudah menetapkan status awas sejak siang ini.

Bagi kamu yang ingin membaca artikel menarik seputar berita lainnya, silahkan baca di Google News.

Sumber: detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *