Apa Itu Maulid Nabi Dan Kapan Maulid Nabi Itu Terjadi?

Apa Itu Maulid Nabi Dan Kapan Maulid Nabi Itu Terjadi?

Beritrust.com – Arti Maulid Nabi sendiri adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah di Kota Mekah.

Kata maulid atau milad tersebut dalam bahasa Arab mengandung makna hari lahir, seperti dikutip dari situs Pengadilan Negeri Marabahan Kelas II.

Perayaan Maulid Nabi dinilai sebagai momen untuk mengingat, mengahayati dan memuliakan kelahiran Rasulullah.

Baca Juga : Bacaan Sholawat Dan Amalan Yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW Di Bulan Maulid

Menurut catatan Sayyid al-Bakri, sejarah peringatan maulid nabi dilakukan oleh al-Mudzhaffar Abu Sa’id, seorang raja di daerah Irbil, Baghdad.

“Peringatan Maulid pada saat itu dilakukan masyarakat dari berbagai kalangan dengan berkumpul di suatu tempat. Mereka bersama-sama membaca ayat-ayat Al-Qur’an, membaca sejarah ringkas kehidupan dan perjuangan Rasulullah, melantunkan shalawat,” tulis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

Saat ini banyak yang mencaritahu tanggal berapa Maulid Nabi 2022 atau 1444 H.

Lantas kapan Maulid Nabi 2022 atau 1444 H?

Baca Juga : Hilal 12 Rabiul Awal 1444 H Sudah Mulai Terlihat, Maulid Nabi Muhammad Jatuh Pada Tanggal 8 Oktober 2022

Diketahui Maulid Nabi selalu diperingati pada 12 Rabiul Awal setiap tahunnya.

Oleh karena itu, Maulid Nabi 2022 atau 1444 H bertepatan jatuh pada tanggal 8 Oktober.

Adapun tanggal merah tersebut adalah peringatan Maulid Nabi 2022 yang bertepatan pada akhir pekan, Sabtu 8 Oktober 2022.

Hal itu tertuang dalam SKB Nomor 375 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri PANRB, Nomor 963 Tahun 2021 dan nomor 4 tahun 2021 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022.

Baca Juga : Cara Melacak Hp Samsung Yang Hilang

Secara subtansial, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai bentuk upaya untuk mengenal keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa ajaran agama Islam. Allah SWT pernah berfirman perihal keutamaan memuliakan dan mencintai Nabi Muhammad SAW dalam surat Al A’raf ayat 157,

Yang memiliki arti sebagai berikut: “(Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka, yang menyuruh mereka berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan yang menghalalkan segala yang baik bagi mereka dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka, dan membebaskan beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Adapun orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an), mereka itulah orang-orang beruntung.”

Bagi kamu yang ingin membaca artike menarik seutar Berita terbaru lainnya, Silahkan baca di Google News

Sumber : jurnalmedan.pikiran-rakyat.com dan www.detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *